
Tentu saja ada terdapat sekat tertentu yang membatasi jaringan isi perut lebah dengan kantong madunya. Proses awal pembuatan madu sudah dimulai sejak nektar bunga atau air madu itu berada di dalam kantong madu seekor lebah. Zat gula yang terdapat dalam nektar bunga mengalami suatu perubahan kimiawi. Langkah selanjutnya adalah proses pembuangan sebagian besar air yang terdapat dalam nektar atau air madu itu. Hal ini terjadi dengan cara penguapan, yang terjadi karena panas suhu di dalam sarang labah dan juga karena adanya ventilasi atau pertukaran udara yang terjadi di dalam sarang koloni lebah.

Air madu yang didapatkan oleh lebah itu bukan hanya dari nektar bunga namun terkadang air madu itu bisa juga didapatkan dari sejenis zat cairan yang manis yang dikeluarkan dari berbagai macam getah tanaman tertentu. Madu dapat kita ambil dari sarang lebah dengan berbagai macam cara. dapat diperas keluar dari sarang, atau dapat juga langsung kita potong dari tempat penampungan madu yang terpisah dari sarangnya. Tetapi sebagian besar madu yang dihasilkan oleh peternakan lebah diambil dengan semacam alat yang bernama pemeras madu. Alat ini berputar secara sentrifugal untuk mengalirkan madu itu keluar dari tempat penampungan madu.
Jenis madu itu berbeda-beda jenisnya. hal ini tergantung dari jenis bunga asal dari air madu itu dan dari keadaan lingkungan sekitar sarang lebah madu itu. Madu mengandung sejumlah zat nabati yang mengagumkan. Bahan utama yang terdapat dalam madu adalah dua macam zat gula yang dikenal dengan nama Levulosa dan Destrosa. Madu juga mengandung zat-zat yang lain yaitu: sejumlah kecil Sukrosa, Maltosa, Destrin, mineral, enzim dan vitamin dan sedikit protein dan asam. Madu juga berbeda dalam soal rasa dan warnanya tergantung dari sumber nektar yang diperoleh oleh lebah madu itu.
tutorial blog · 685 weeks ago